Kamis, 25 April 2019

Trik mudah merawat kolam ikan KOI



Bila anda ingin memelihara ikan koi, kita tentu harus dapat merawatnya dangan baik supaya ikan koi tetap sehat dan terlihat bagus. Dengan perawatan yang baik ikan koi akan tumbuh dengan sehat, bertambah besar dan tentu kelihatan menarik. Merawat ikan koi bukanlah hal yang sulit, terutama bagi yang sudah terbiasa merawatnya. Namun demikian akan lain bila kita masih baru dalam hal merawat ikan koi.
Perawatan ikan koi yang salah bisa menyebabkan kematian ikan itu sendiri. Sangat disayangkan, mahal mahal kita beli ikan koi tapi begitu beberapa hari di rawat tapi malah mati.

Cara Merawat Ikan Koi.

Pemberian Pakan

Pakan berfungsi selain untuk membantu pembentukan tubuh ideal dan mencemerlangkan warna pada ikan koi, juga sebagai media perantara untuk mengobati ikan koi yang sakit. Jenis pakan yang diberikan bisa berupa pakan alami atau pakan pakan buatan. Yang terpenting pakan tersebut mengandung gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan ikan koi. Pakan sebaiknya diberikan dua kali sehari, pagi dan sore agar kebutuhan gizi ikan koi terpenuhi.

Menjaga Kualitas Air

Filter empat lapis juga perlu dipasang untuk menjaga kebersihan dan kelancaran pasokan air. Filter empat lapis adalah filter yang terdiri dari filter pertama yang terdiri dari kerikil, pasir, dan ijuk yang berfungsi menyaring sampah dan Lumpur yang mengotori kolam.
Filter kedua berupa karbon zeolit yang berfungsi menghilangkan racun, bau tak sedap, dan membunuh bibit penyakit. Filter ketiga berupa pestisida yang tak mematikan bakteri pengurai yang berperan dalam proses penjernihan air kolam. Sedangkan filter keempat berupa tanaman atau bebatuan yang dapat mengikat kotoran.


 

Cara Membersihkan Kolam Ikan Koi.

Sedangkan selain perawatan, ada hal penting lain yaitu cara membersihkan kolamnya. Adapun tata cara pembersihannya adalah sebagai berikut :

1. Memindahkan Ikan Koi
Pertama-tama, mulailah dengan menangkap ikan koi dan memindahkannya ke ember. Perlu diperhatikan, air yang ada di ember penampungan tersebut, sebaiknya diambil langsung dari air di kolam. Hal ini berguna agar ikan tidak perlu menyesuaikan terlebih dahulu dengan lingkungan ember.

2. Mengeluarkan Aksesoris dan Tumbuhan Air
Selanjutnya, ambil semua aksesoris dan tumbuhan air yang ada di kolam, termasuk sistem aerator, bebatuan, dan aksesoris tambahan lainnya. Bersihkan dulu aksesoris-aksesoris ini sebelum berlanjut ke langkah berikutnya sehingga anda mempunyai waktu yang cukup untuk menjemurnya di bawah matahari langsung. Seperti kita tahu, sinar matahari sangat ampuh untuk membunuh semua kuman dan bakteri yang melekat di permukaan aksesoris tadi.

3. Menguras Air Kolam
Setelah kolam tampak kosong, barulah anda bisa menguras air di kolam tersebut. Langkah ketiga ini tentu sangat mudah dilakukan, apalagi jika kolam yang anda buat sudah dilengkapi dengan saluran pembuangan. Jangan lupa, selain kolam utama, kolam filter juga harus anda kosongkan airnya.

4. Membersihkan Kolam Utama
Sekali lagi kami ingatkan, untuk membersihkan kolam ikan, anda dilarang keras menggunakan bantuan sabun maupun deterjen. Hal ini dikarenakan ikan sangat sensitif dengan kondisi kolam. Pembersihan yang benar adalah dengan cara menyikatnya hingga bersih. Untuk sudut-sudut kolam yang susah dijangkau, anda bisa memakai bantuan sikat gigi bekas.
Pada tahap ini, anda juga bisa sekaligus memeriksa kondisi kolam, apakah ada masalah serius di sana. Jika memungkinkan, sebaiknya anda pun langsung tanggap dengan segera mengatasinya sebelum masalah tersebut bertambah besar.

5. Pembersihan Kolam Filterasi
Saringan pada sistem filterasi harus mendapatkan perhatian yang lebih banyak. Hal ini karena kotoran-kotoran akan menumpuk cukup banyak di sini. Sikat semua kolam filterasi hingga bersih kembali. Periksa juga apakah ada sambungan pipa yang mengalami keretakan atau putus.

6. Biarkan Terkena Sinar Matahari
Setelah anda memastikan setiap sudut kolam ikan telah bebas dari kotoran dan lumut, serta telah membilasnya sampai bersih. Langkah selanjutnya adalah membiarkan kolam tetap kering dan terkena sinar matahari kurang lebih sekitar satu jam. Hal ini berguna agar kolam bebas dari kuman dan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan ikan koi.

7. Mengisi Kolam dengan Air Bersih
Perlu diperhatikan, air bersih yang digunakan untuk mengisi kolam hendaknya diolah lebih dahulu. Pengolahan ini dilakukan dengan cara membiarkannya di ember semalaman agar kotoran-kotoran yang dikandungnya mengendap. Setelah itu, air olahan ini dapat dialirkan menuju kolam melalui pipa/selang kapiler agar kotorannya tidak tercampur kembali.

8. Peletakan Aksesoris dan Filterasi
Setelah kolam terisi penuh dengan air, langkah berikutnya adalah meletakkan aksesoris dan saringan kembali ke dasar kolam. Pastikan semuanya diletakkan sempurna dan tidak membahayakan ikan. Nyalakan sistem filterasi dan pastikan kinerjanya lancar seperti sediakala.

9. Pelepasan Ikan Koi
Terakhir adalah melepas kembali ikan ke kolam. Pelepasan dilakukan sore hari setelah matahari bersinar agak redup. Amati gerak-gerik ikan di kolam, apakah ikan tampak bergerak ceria di seluruh kolam atau diam bersembunyi di salah satu sudut kolam. Ikan yang bergerak bebas menandakan kesehatannya baik, sebaliknya ikan yang diam dan cenderung terlihat bersembunyi merupakan indikasi bahwa kesehatannya sedang terganggu.

Untuk konsultasi lebih lanjut perawatan kolam koi, hubungi kami: 

 

Tidak ada komentar: