Bila anda ingin memelihara ikan koi, kita tentu harus
dapat merawatnya dangan baik supaya ikan koi tetap sehat dan terlihat
bagus. Dengan perawatan yang baik ikan koi akan tumbuh dengan sehat,
bertambah besar dan tentu kelihatan menarik. Merawat ikan koi bukanlah
hal yang sulit, terutama bagi yang sudah terbiasa merawatnya. Namun
demikian akan lain bila kita masih baru dalam hal merawat ikan koi.
Perawatan ikan koi yang salah bisa menyebabkan kematian ikan itu
sendiri. Sangat disayangkan, mahal mahal kita beli ikan koi tapi begitu
beberapa hari di rawat tapi malah mati.
Cara Merawat Ikan Koi.
Pemberian Pakan
Pakan berfungsi selain untuk membantu pembentukan tubuh ideal dan
mencemerlangkan warna pada ikan koi, juga sebagai media perantara untuk
mengobati ikan koi yang sakit. Jenis pakan yang diberikan bisa berupa
pakan alami atau pakan pakan buatan. Yang terpenting pakan tersebut
mengandung gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan ikan koi. Pakan
sebaiknya diberikan dua kali sehari, pagi dan sore agar kebutuhan gizi
ikan koi terpenuhi.
Menjaga Kualitas Air
Filter empat lapis juga perlu dipasang untuk menjaga kebersihan dan
kelancaran pasokan air. Filter empat lapis adalah filter yang terdiri
dari filter pertama yang terdiri dari kerikil, pasir, dan ijuk yang
berfungsi menyaring sampah dan Lumpur yang mengotori kolam.
Filter kedua berupa karbon zeolit yang berfungsi menghilangkan racun,
bau tak sedap, dan membunuh bibit penyakit. Filter ketiga berupa
pestisida yang tak mematikan bakteri pengurai yang berperan dalam proses
penjernihan air kolam. Sedangkan filter keempat berupa tanaman atau
bebatuan yang dapat mengikat kotoran.
Cara Membersihkan Kolam Ikan Koi.
Sedangkan selain perawatan, ada hal penting lain yaitu cara membersihkan kolamnya. Adapun tata cara pembersihannya adalah sebagai berikut :
1. Memindahkan Ikan Koi
Pertama-tama,
mulailah dengan menangkap ikan koi dan memindahkannya ke ember. Perlu
diperhatikan, air yang ada di ember penampungan tersebut, sebaiknya
diambil langsung dari air di kolam. Hal ini berguna agar ikan tidak
perlu menyesuaikan terlebih dahulu dengan lingkungan ember.
2. Mengeluarkan Aksesoris dan Tumbuhan Air
Selanjutnya,
ambil semua aksesoris dan tumbuhan air yang ada di kolam, termasuk
sistem aerator, bebatuan, dan aksesoris tambahan lainnya. Bersihkan dulu
aksesoris-aksesoris ini sebelum berlanjut ke langkah berikutnya
sehingga anda mempunyai waktu yang cukup untuk menjemurnya di bawah
matahari langsung. Seperti kita tahu, sinar matahari sangat ampuh untuk
membunuh semua kuman dan bakteri yang melekat di permukaan aksesoris
tadi.
3. Menguras Air Kolam
Setelah
kolam tampak kosong, barulah anda bisa menguras air di kolam tersebut.
Langkah ketiga ini tentu sangat mudah dilakukan, apalagi jika kolam yang
anda buat sudah dilengkapi dengan saluran pembuangan. Jangan lupa,
selain kolam utama, kolam filter juga harus anda kosongkan airnya.
4. Membersihkan Kolam Utama
Sekali
lagi kami ingatkan, untuk membersihkan kolam ikan, anda dilarang keras
menggunakan bantuan sabun maupun deterjen. Hal ini dikarenakan ikan
sangat sensitif dengan kondisi kolam. Pembersihan yang benar adalah
dengan cara menyikatnya hingga bersih. Untuk sudut-sudut kolam yang
susah dijangkau, anda bisa memakai bantuan sikat gigi bekas.
Pada
tahap ini, anda juga bisa sekaligus memeriksa kondisi kolam, apakah ada
masalah serius di sana. Jika memungkinkan, sebaiknya anda pun langsung
tanggap dengan segera mengatasinya sebelum masalah tersebut bertambah
besar.
5. Pembersihan Kolam Filterasi
Saringan
pada sistem filterasi harus mendapatkan perhatian yang lebih banyak.
Hal ini karena kotoran-kotoran akan menumpuk cukup banyak di sini. Sikat
semua kolam filterasi hingga bersih kembali. Periksa juga apakah ada
sambungan pipa yang mengalami keretakan atau putus.
6. Biarkan Terkena Sinar Matahari
Setelah anda memastikan setiap sudut kolam ikan
telah bebas dari kotoran dan lumut, serta telah membilasnya sampai
bersih. Langkah selanjutnya adalah membiarkan kolam tetap kering dan
terkena sinar matahari kurang lebih sekitar satu jam. Hal ini berguna
agar kolam bebas dari kuman dan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan
ikan koi.
7. Mengisi Kolam dengan Air Bersih
Perlu
diperhatikan, air bersih yang digunakan untuk mengisi kolam hendaknya
diolah lebih dahulu. Pengolahan ini dilakukan dengan cara membiarkannya
di ember semalaman agar kotoran-kotoran yang dikandungnya mengendap.
Setelah itu, air olahan ini dapat dialirkan menuju kolam melalui
pipa/selang kapiler agar kotorannya tidak tercampur kembali.
8. Peletakan Aksesoris dan Filterasi
Setelah
kolam terisi penuh dengan air, langkah berikutnya adalah meletakkan
aksesoris dan saringan kembali ke dasar kolam. Pastikan semuanya
diletakkan sempurna dan tidak membahayakan ikan. Nyalakan sistem
filterasi dan pastikan kinerjanya lancar seperti sediakala.
9. Pelepasan Ikan Koi
Terakhir
adalah melepas kembali ikan ke kolam. Pelepasan dilakukan sore hari
setelah matahari bersinar agak redup. Amati gerak-gerik ikan di kolam,
apakah ikan tampak bergerak ceria di seluruh kolam atau diam bersembunyi
di salah satu sudut kolam. Ikan yang bergerak bebas menandakan
kesehatannya baik, sebaliknya ikan yang diam dan cenderung terlihat
bersembunyi merupakan indikasi bahwa kesehatannya sedang terganggu.
Untuk konsultasi lebih lanjut perawatan kolam koi, hubungi kami:
- Alamat: Jl. At Taqwa No. 06 RT 02 RW 02 Kembangan - Jakarta Barat
- Telp/ SMS: 0857-3254-4449
- Whatsapp: 0857-3254-4449
- Email: info@jasa-taman.com













